Archive for February, 2009

in.s.pi.ra.ti.on

dia telah mati. dia telah lama mati.
di sini aku terduduk, menyandar santai ke sandaran bangku dan memegang rokok-ku di sebelah pelipis.
Tidak ada. tidak ada kata-kata yang berterbangan di kepalaku maupun di udara sekitar.
Ataukah ada, tapi aku kehilangan kemampuan untuk menangkapnya ?
Atau jalan hidupku yang sudah mulai stabil dan makin menuju ke arah normal ?
Waktu membuat [...]

Continue reading »